Pure Water Care
Apartemen Sentra Timur Tower Hijau Unit H08EB
Jl. Pahlawan Komarudin Raya Sisi Timur Toll Lingkar Luar Pulo Gebang Jakarta Timur
Pembelian WA ke 08121306654,
Website: www.purewatercare.com Email: purewatercare@gmail.com
Jam Pelayanan :WFO: Selasa, Rabu,Kamis, Sabtu (Pukul 08.00 s/d 17.00 wib), WFH: Senin, Jumat, Minggu
Maaf, sekarang jam 22:38:22 toko tutup. Tinggalkan pesan WA ke 0812-130-6654, kami akan melayani esok hari
Spesifikasi Mesin RO 2000 gpd CSM Procon:
1. Satu buah Membran RO 2000 gpd 4040 CSM kapasitas output 2000 gpd (setara dg 400 galon per hari)
2. Satu buah boster pump RO 1,5 HP Procon
3. Satu buah housing filter 20 inchi berisi spun
4. Satu panel indikator flow meter (2gpm/8lpm), pressure gauge (20 Bar/300Psi), switch on off dan lampu indikator
6. Rangka stainless steel, pipa grade food
7. Ukuran 45x45x135 Cm
8. Berat 60kg
9. Satu buah kran pengatur pembuangan (recovery)...
Nilai gula pereduksi madu pada suhu dingin lebih tinggi
Berdasarkan penelitian data kadar gula pereduksi madu suhu ruang memiliki kadar gula pereduksi sebesar 51,625%,
sedangkan pada madu suhu dingin memiliki kadar gula pereduksi sebesar 62,5%. Berdasarkan data SNI,2004 kadar gula pereduksi
madu minimal 65%, maka dapat disimpulkan bahwa madu suhu dingin memiliki kadar gula pereduksi lebih baik daripada madu suhu ruang.
Khamir di dalam madu akan mendegradasi gula
Degradasi ini meliputi dekstrosa dan levulosa menjadi alkohol dan CO2, sehingga berpengaruh terhadap
kandungan dekstrosa (glukosa) dan levulosa (fruktosa) madu. Hal ini diduga menjadi penyebab kandungan glukosa pada madu suhu ruang lebih rendah daripada madu
suhu dingin karena madu suhu ruang memiliki kadar air lebih tinggi daripada madu suhu dingin.
Madu suhu ruang (+/- 25 C) memiliki kadar keasaman rata-rata
Kadar keasaman rata-rata pada suhu ruang adalah 45 ml NaOH 0,1N/kg dan madu suhu dingin (+/- 5 C) kadar keasaman rata-rata 32 ml NaOH 0,1N/kg.
Kadar air madu suhu ruang rata-rata 28,595% dan kadar air madu suhu dingin rata-rata 27,112%.
Proses akhir pengolahan pasir kuarsa menjadi gelas dan kaca, yaitu dengan jalan meleburkannya bersama bahan-bahan lain seperti soda dan kapur dalam tungku peleburan.
Sebagai bahan pembentuk gelas kontribusi silica (SiO2) sangat dominan. Unsur lain seperti soda (Na2O) dimanfaatkan dalam proses pencairan, sedangkan kapur (CaO dan MgO) berfungsi seb